22 September 2010

5 Perbedaan Nafsu & Cinta

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8bBxpchyzLXgHpXSxvVIIO-mfEcvmu3sz37TY8OJYOPzrUNIOVej8UxiOP_hd1vjJkWJgpRV0sWIKYGxKGT05Q1GKnYx-sQ53HJadYcNg0b5EWQEepodFOqMCS781OeExyXbUIqSOg3U/s1600/cinta1.jpg

1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akanberada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.

Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan caramenjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.

2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).

3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.

4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?
Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.

5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.
sumber http://reallife65.blogspot.com/2010/09/5-perbedaan-antara-cinta-dan-nafsu.html

21 September 2010

Orang Bodoh VS Orang Pintar by Mario Teguh

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNE8kOKxfeRop5d1NrajgGhsO1_LQm3xVnTqkbVoXeneHi9fGg1Q4_LkIuB3Dg1QPyZ6tXUXGaPhndvn-DtnWdLX__9rRivxnB6yfl_MkXohEsY3D3iwfEzvB2PRJ33Ogs4w0WhhKcM1mM/s320/mario-teguh21.jpg

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah 'resiko' dan 'berusaha',
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh...

Diamanakah posisi anda saat ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi...

7 Tipe Cowok Paling Payah di Mata Cewek

http://www.mlahanas.de/Greeks/Arts/Images/ManEv.jpg

PASIF
Ciri: Tak pernah mau ambil keputusan atau inisiatif. Segala sesuatu diserahkan kepada pasangan atau temannya.
Konsekuensi: Anda harus siap jadi nahkoda dan punya banyak ide yang selalu mengarahkan apa pun untuk keperluan bersama.
Solusi: Telusuri penyebabnya, bisa jadi karena tak mau dianggap terlalu dominan. Bila itu karakternya, jangan bosan membangkitkan keinginannya untuk ikut mengambil keputusan. Seringlah bertanya apa keinginannya. Langkah drastisnya, Anda jadi pasif juga, dan lihat reaksinya apakah dia membiarkan saja, atau mulai melempar ide.

Cara kabur/ putus: Katakan Anda capek jadi pihak yang selalu aktif, dan kalau tak mau berubah akan Anda tinggalkan.


TERLALU MEMUJA
Ciri: Selalu membanggakan Anda di depan keluarga dan teman-teman. Anda dilimpahi pujian.
Konsekuensi: Anda tak pernah dewasa bersama pria tipe ini, karena tak pernah menunjukkan kekurangan Anda. Di matanya, Anda paling benar. Padahal perempuan juga punya salah dan khilaf, dan perlu sesekali diingatkan agar bisa memperbaiki diri.
Solusi: Bila Anda bosan dianggap dewa, jangan segan-segan memperlihatkan sisi buruk Anda. Berpakaian buruk, misalnya. Namun jangan sampai menyakiti orang lain.
Cara kabur/putus: Katakan padanya Anda risih dipuji terus. Dan bila sikapnya tidak berubah juga, lebih baik pisah.


TAK BERADAT
Ciri: Sering melabrak norma kesopanan atau etika yang berlaku. Misalnya, cara makannya berantakan, meludah sembarangan, atau mengorek gigi dengan kuku.
Konsekuensi: Anda akan sering dipermalukan di depan teman dan keluarga dengan sikapnya. Orangtua bisa mencoretnya dari daftar sebagai calon menantu.
Solusi: Bilang terus terang padanya bahwa kelakuannya membuat Anda malu. Ajari dia etika yang benar, jangan pernah bosan mengingatkannya, dan memberinya contoh.
Cara kabur/putus: Agaknya tipe ini masih bisa diperbaiki. Kalau dia bisa berubah, mengapa harus putus?

KASAR
Ciri: Ada pria kasar hanya di ucapan saja, yaitu sering mengeluarkan kata makian yang bikin panas kuping. Ada pula yang kasar sampai pada perbuatan, sering memukul dan menyakiti.
Konsekuensi: Keduanya sama-sama berdampak buruk pada perempuan. Ucapan kasar kadang sama sakitnya dengan pukulan. Bila tak siap menghadapinya, lama-lama Anda kehilangan rasa percaya diri. Bila Anda melawan, akan menimbulkan pertengkaran terus.
Solusi: Bila mengaku terus terang bahwa Anda takut dan sakit hati dengan ucapannya, ia mungkin agak menahan diri. Namun perbuatan kasar agaknya sulit diubah. Tipe kasar yang sering memukul biasanya akan muncul lagi.
Cara kabur/putus: Tak ada toleransi, segera menjauh darinya. Apalagi bila kasarnya sudah membekas di tubuh Anda.

CENGENG
Ciri: Tak tahan banting. Diajak jalan sedikit sudah mengeluh capek. Dikritik sedikit sudah cemberut. Apa-apa mau dilayani. Wah, pokoknya manja dan tidak tough!
Konsekuensi: Tak bisa diandalkan untuk urusan yang membutuhkan tenaga, apalagi tanggung jawab besar. Ia seperti anak kecil, mesti diurusi terus. Kalau mau meneruskan hubungan dengannya, siap-siap jadi wonder woman. Jadi perisainya untuk menghadapi dunia yang kejam.
Solusi: Beri dia hadiah berlibur yang mengandung unsur olahraga, misalnya rafting atau naik gunung. Kalau perlu masukkan ke kursus bela diri biar belajar bagaimana caranya menjadi pria tangguh.
Cara kabur/putus: Sebagai tanda putus, kirimkan dia bingkisan berisi pakaian dalam perempuan.

ADDICT
Ciri: Ada yang ringan seperti pecandu games, tren fashion, atau koleksi mainan. Perhatiannya pada benda atau kebiasaan sudah melewati batas wajar. Misal, rela mengeluarkan kocek jutaan rupiah. Yang berat adalah pecandu minuman keras dan narkoba.
Konsekuensi: Perhatiannya pada pasangan akan teralihkan. Lebih berbahaya, bila kecanduan alkohol atau drugs, hidup bakal hancur bahkan nyawa bisa melayang.
Solusi: Bila pasangan hanya kecanduan benda-benda koleksi atau games, ingatkan dia untuk juga memerhatikan Anda. Namun, bila pasangan kecanduan alkohol atau drugs, segera cari pertolongan.
Cara kabur/putus: Bila sekadar addict pada benda koleksi atau permainan, masih bisa dibujuk untuk memerhatikan Anda. Tapi kalau sudah narkoba atau alkohol, keraskan hati untuk segera meninggalkannya, kecuali Anda siap jadi perawatnya seumur hidup. Belum lagi risiko ikut jadi pecandu.

AUTIS
Ciri: Seperti penderita autis, jenis lelaki ini asyik dengan dunianya sendiri, sampai lupa bahwa dia punya teman, bahkan pacar. Biasanya, para peneliti atau ilmuwan termasuk jenis lelaki ini.
Konsekuensi: Jenis pria ini biasanya jarang ngomong. Jadi Anda mesti pandai membaca pikirannya. Karena perhatiannya pada dunia luar sangat kecil, Anda lah yang jadi perantara.
Solusi: Ajak dia bicara terus tentang hal-hal di luar yang mengasyikkan. Sering-seringlah mengajaknya jalan-jalan.
Cara kabur/putus: Bila putus pun dijamin dia tak akan peduli. Jadi buat apa capek-capek membuat prolog panjang? Langsung saja katakan putus.

sumber: http://dunia-panas.blogspot.com/2010/09/7-tipe-cowok-pria-paling-payah-di-mata.html

 

Design By:
SkinCorner